|
Getting your Trinity Audio player ready...
|
WARTADEMOKRASI, PALEMBANG – Nasib seorang lanjut usia (lansia) miskin bernama Hawa (79), warga Jalan Syakyakirti Lr. Pancasila RT. 13, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang, menjadi sorotan. Meski hidup dalam kondisi serba keterbatasan dan menempati rumah sederhana, Hawa disebut belum menerima bantuan sosial maupun bantuan pangan dari pemerintah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hawa merupakan warga lanjut usia yang hidup dalam kondisi ekonomi memprihatinkan. Kondisi tempat tinggalnya pun jauh dari kata layak. Keluarga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian dan bantuan kepada lansia tersebut.
Menanggapi hal itu, Camat Gandus Jupriansyah, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa pihak kecamatan akan mengusulkan kembali data Hawa agar dapat masuk dalam program bantuan sosial pemerintah.
“Terima kasih atas informasinya. Akan kami usulkan kembali. Pihak kelurahan hanya sebatas operator yang mengusulkan. Penentuan penerima bantuan tetap dari pendamping PKH Kemensos dan tim survei Kemensos yang melakukan verifikasi di lapangan,” ujar Jupriansyah melalui pesan WhatsApp.
Saat ditanya apakah Hawa telah menerima bantuan pangan, Camat Gandus meminta konfirmasi lebih lanjut. Setelah mendapat jawaban bahwa lansia tersebut belum pernah menerima bantuan pangan, pihak kecamatan kembali diminta membantu mengupayakan agar Hawa memperoleh haknya sebagai warga kurang mampu.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai akurasi pendataan warga miskin dan lansia rentan di wilayah tersebut. Pasalnya, di tengah berbagai program bantuan sosial yang digulirkan pemerintah, masih ditemukan warga lanjut usia yang mengaku belum merasakan manfaat bantuan.
Masyarakat berharap instansi terkait, mulai dari kelurahan, kecamatan hingga dinas sosial, dapat segera melakukan verifikasi lapangan dan memastikan lansia yang benar-benar membutuhkan tidak terlewat dari program bantuan pemerintah.
Warta Demokrasi akan terus memantau perkembangan usulan bantuan bagi Hawa serta langkah tindak lanjut dari pemerintah setempat.
(Red. Verawati)

=========================================












