|
Getting your Trinity Audio player ready...
|
WartaDemokrasi -Jakarta – Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), melalui Dirjen Restuardy Daud, menghadiri dan membuka Seminar Nasional HUT ke-25 Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) di Jakarta, belum lama ini.
Dalam acara yang mengangkat praktik baik pengelolaan rumah sakit daerah serta penerapan BLUD ini, Restuardy Daud menegaskan kembali pentingnya peran pemerintah daerah (Pemda) sebagai motor utama penggerak peningkatan layanan kesehatan di tingkat lokal.
Prioritas Tata Kelola dan SDM Kesehatan
Restuardy menyoroti dua poin krusial bagi rumah sakit daerah: tata kelola dan sumber daya manusia (SDM).
“Pemerintah daerah memegang peran kunci dalam memastikan rumah sakit daerah memiliki kapasitas layanan dan SDM yang memadai. Transformasi kesehatan tidak dapat berjalan tanpa komitmen kuat dari seluruh daerah,” ujar Restuardy.
Ia juga menekankan bahwa Pemda wajib menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional, khususnya RPJMN 2025-2029 dan Rencana Induk Bidang Kesehatan. Prioritas daerah harus mencakup:
Penyediaan tenaga medis dan kesehatan sesuai standar.
Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan.
Pembangunan rumah sakit lengkap dan berkualitas.
Dorong Percepatan Pemenuhan Tenaga Medis
Terkait percepatan pemenuhan tenaga medis, terutama dokter spesialis, Restuardy meminta Pemda mengambil langkah konkret.
“Pemerataan tenaga medis membutuhkan langkah nyata. Pemerintah daerah harus memastikan dukungan anggaran, fasilitas, serta mekanisme yang memudahkan tenaga kesehatan untuk ditempatkan dan bertugas di daerah,” tegasnya, termasuk dukungan terhadap skema Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Rumah Sakit Pendidikan Penugasan (RSPPU) dari Kementerian Kesehatan.
Selain itu, Restuardy juga mendorong percepatan digitalisasi layanan perizinan tenaga kesehatan melalui Mal Pelayanan Publik Digital. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat tata kelola sektor kesehatan.
Seminar Nasional HUT ke-25 ARSADA ini menjadi wadah kolaborasi penting. Kemendagri menyatakan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan mutu layanan dan transformasi sistem kesehatan nasional di seluruh Indonesia.
(Kelana Peterson)













