|
Getting your Trinity Audio player ready...
|
WartaDemokrasi, Banyuasin — Polsek Tungkal Ilir menerapkan strategi pengamanan baru yang menonjolkan kehadiran langsung polisi di tengah masyarakat. Senin (1/12/2025) siang, jajaran anggota melakukan patroli jalan kaki secara intensif selama beberapa jam, dimulai pukul 14.00 WIB, menyasar kawasan publik dan titik-titik rawan kriminalitas.
Berbeda dari patroli bermotor, metode jalan kaki ini dipilih Kapolsek Tungkal Ilir karena dinilai lebih efektif membangun komunikasi sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan secara cepat dan akurat.
Patroli dipimpin langsung Kapolsek, menyusuri pasar, warung-warung, area pemukiman hingga jalan umum. Setiap aktivitas warga dipantau, sejumlah imbauan kamtibmas juga diberikan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap aksi kejahatan.
“Kita ingin kehadiran polisi tidak hanya terlihat, tetapi terasa. Dengan turun langsung dan berjalan di tengah masyarakat, situasi rawan bisa kami identifikasi lebih dini,” ujar Kapolsek dalam laporan resminya kepada Kapolres Banyuasin.

Menurutnya, pendekatan humanis ini membidik dua tujuan utama:
1.Meningkatkan rasa aman dan menekan potensi premanisme maupun gangguan kamtibmas.
2.Mewujudkan lingkungan yang tertib dan kondusif di Kecamatan Tungkal Ilir.
3.Masyarakat menyambut positif metode patroli tersebut karena aparat dianggap lebih mudah dijangkau dan responsif terhadap keluhan di lapangan. Kehadiran personel secara fisik juga diyakini mampu mengurangi peluang tindak kejahatan yang kerap memanfaatkan situasi lengah di area keramaian.
Polsek Tungkal Ilir memastikan kegiatan patroli jalan kaki akan menjadi rutinitas berkala sebagai bagian dari komitmen memperkuat keamanan berbasis kedekatan dengan warga.(Jack/Red).













