|
Getting your Trinity Audio player ready...
|
WartaDemokrasi – Banyuasin – Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., menegaskan pentingnya kolaborasi masif dalam upaya percepatan penurunan stunting di Banyuasin. Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) serta Evaluasi Quick Wins Kemendukbangga Tahun 2025, yang digelar di OPI Indah Hotel pada Selasa (02/12/2025).
Wabup Netta menekankan bahwa program pencegahan stunting adalah agenda nasional yang mendapat atensi penuh dari Pemerintah Pusat.
“Ini adalah program yang benar-benar mendapat atensi dari pusat. Jadi, Kabupaten Banyuasin juga harus terus melakukan upaya percepatan pencegahan stunting yang sejalan dengan pusat sampai ke tingkat bawah,” ujarnya.
Rakor ini fokus mengevaluasi capaian 5 Program Prioritas Quick Wins Bangga Kencana Kemendukbangga yang sudah berjalan sepanjang 2025. Program ini merupakan langkah cepat yang berfokus pada intervensi hulu (pencegahan) dan penguatan ketahanan keluarga.
Lima Program Quick Wins tersebut meliputi:
GENTING: Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting
TAMASYA: Taman Asuh Sayang Anak
GATI: Gerakan Ayah Teladan Indonesia
SIDAYA: Lansia Berdaya
Supper Apps tentang Keluarga
Diharapkan, rakor ini akan menghasilkan rekomendasi strategis agar target penurunan stunting di Banyuasin dapat tercapai sesuai amanat nasional. Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan dari TPPPS dan diskusi teknis program Quick Wins.
(Jack-Rill)













