Banner Redaksi Warta Demokrasi

👆 KLIK BANNER UNTUK LIHAT REDAKSI 👆

Dua Truk BBM Diduga Ilegal Meledak di Keramasan, Petugas Damkar Sempat Dihadang di Portal Besi

Getting your Trinity Audio player ready...

WARTADEMOKRASI,  Kebakaran hebat terjadi di kawasan tepi sungai, Jalan H. Sarkowi B, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Dua unit truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) terbakar di lokasi yang diduga menjadi tempat bongkar muat BBM ilegal.

Peristiwa tersebut memicu perhatian warga sekaligus desakan agar aparat penegak hukum mengusut aktivitas yang diduga berlangsung di lokasi tersebut.

Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh di lokasi kejadian, kobaran api terlihat membumbung tinggi dan melalap salah satu truk beserta muatannya. Kepulan asap tebal juga terlihat memenuhi area sekitar, sementara sejumlah warga dan penjaga lokasi tampak berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Informasi di lapangan menyebutkan, akses menuju lokasi cukup tertutup dan dilengkapi portal besi. Bahkan, ketika petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba untuk melakukan pemadaman, mereka disebut sempat mengalami penghadangan oleh sejumlah penjaga portal.

Keterangan tersebut dibenarkan oleh salah seorang petugas Damkar yang berada di lapangan saat proses pemadaman berlangsung.

Sementara itu, berdasarkan keterangan narasumber lokal yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan, lokasi yang diduga menjadi tempat penyulingan atau bongkar muat BBM tersebut disebut-sebut dikelola oleh seseorang berinisial KDR

Namun, informasi mengenai dugaan keterlibatan Kandar maupun aktivitas ilegal di lokasi tersebut masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan dan pemeriksaan aparat penegak hukum.

Dua truk yang terbakar diketahui menggunakan tangki tedmon untuk membawa muatan BBM. Salah satu truk dilaporkan hangus terbakar, sedangkan satu unit lainnya sempat terbakar namun berhasil dipadamkan sebelum mengalami kerusakan lebih parah.

Peristiwa kebakaran dan dugaan penghadangan terhadap petugas pemadam kebakaran tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius. Selain menyangkut dugaan aktivitas BBM ilegal, keberadaan akses tertutup dan hambatan terhadap petugas pemadam juga perlu ditelusuri untuk mengetahui penyebab serta rangkaian kejadian sebenarnya.

Redaksi Warta Demokrasi mendorong Polsek Kertapati dan Polrestabes Palembang melakukan penyelidikan secara transparan, termasuk mengidentifikasi pemilik maupun pengelola lokasi, memeriksa pihak-pihak yang berada di TKP, serta mendalami dugaan aktivitas bongkar muat BBM ilegal dan dugaan penghalangan terhadap petugas pemadam kebakaran.

Kepastian mengenai penyebab kebakaran, status lokasi, asal-usul BBM, serta pihak yang bertanggung jawab sepenuhnya perlu menunggu hasil penyelidikan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.

(Red)

 

Tinggalkan Balasan