Banner Redaksi Warta Demokrasi

👆 KLIK BANNER UNTUK LIHAT REDAKSI 👆

=========================================
Biro Musi Rawas Utara
========================================= =========================================

Kapolres OKI Resmikan Jembatan Merah Putih, Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Konektivitas Desa

Getting your Trinity Audio player ready...

WARTADEMOKRASI, OKI — Komitmen Polda Sumatera Selatan dalam mendukung pembangunan nasional kembali diwujudkan melalui peresmian Jembatan Merah Putih di Desa Pematang Buluran, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (2/6/2026). Infrastruktur yang menjadi akses vital masyarakat tersebut diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial warga.

Peresmian jembatan dilakukan oleh Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mewakili Kapolda Sumatera Selatan. Kegiatan itu turut dihadiri pejabat utama Polres OKI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Jembatan yang dibangun selama kurang lebih dua bulan melalui semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat tersebut memiliki panjang 13,30 meter, lebar 1,50 meter, ketebalan lantai 12 sentimeter, serta dilengkapi pegangan pengaman setinggi satu meter. Kehadirannya menjadi jalur penghubung utama antara Desa Pematang Buluran dengan sejumlah desa lain, seperti Desa Danau Ceper, Desa Sungai Keli, dan Desa Kotadaro II.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembangunan yang bermanfaat bagi warga.

“Jembatan ini bukan sekadar sarana penyeberangan, tetapi menjadi penghubung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan sekaligus menjaga fasilitas ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar AKBP Eko Rubiyanto.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting bagi masyarakat. Sebelum dibangun, warga harus menempuh jalur yang lebih jauh dan berisiko, terutama saat musim hujan. Kini, mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan efisien, termasuk bagi para pelajar yang setiap hari menuju sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama di wilayah Kecamatan SP Padang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa program Jembatan Merah Putih merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan kehadiran nyata institusi kepolisian dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Polda Sumatera Selatan berkomitmen mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Jembatan Merah Putih ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan memiliki dampak strategis terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat karena mempercepat akses pendidikan, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat pedesaan.

Pembangunan Jembatan Merah Putih juga sejalan dengan agenda pemerataan pembangunan nasional yang menitikberatkan pada penguatan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam pembangunan tersebut menjadi contoh kolaborasi yang efektif dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Selama kegiatan peresmian berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Polda Sumsel menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat guna mendukung pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Melalui peresmian Jembatan Merah Putih ini, Polda Sumsel kembali menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat desa.

(Red. Vera)

Tinggalkan Balasan