Savate Resmi Masuk KONI Sumsel, “Pendatang Baru” yang Siap Guncang Peta Olahraga Bumi Sriwijaya

Getting your Trinity Audio player ready...

Warta Demokrasi, Palembang — Peta olahraga Sumatera Selatan resmi bertambah warna. Cabang olahraga Savate, bela diri modern asal Prancis, kini resmi menjadi anggota KONI Sumatra Selatan setelah disahkan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakeprov) KONI Sumsel 2025 di Hotel Beston Palembang, Kamis (11/12/2025).

Masuknya Savate langsung mendapat sorotan karena dinilai bisa menjadi game changer di tengah upaya Sumsel membangun ekosistem olahraga yang lebih kompetitif dan relevan dengan tren global.

Langkah FSI Sumsel untuk bergabung dengan KONI bukan hanya soal administrasi, tetapi membawa pesan bahwa Sumsel siap membuka ruang lebih besar bagi cabang olahraga modern yang diminati generasi muda.

Asisten I Pemprov Sumsel H. Apriyadi, saat membuka Rakeprov, menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan cabang olahraga yang adaptif dan atraktif untuk mendorong prestasi daerah. Savate, menurutnya, memiliki potensi besar karena sistem pertandingan yang modern dan mudah diterima atlet muda.

Kehadiran Savate Sumsel bukan sekadar formalitas. Ketua FSI Sumsel Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si, datang bersama jajaran inti—Pembina Savate Sumsel Dr. dr. Harun Hudari, Wakil Ketua Umum Ardiansyah, Sekjen M. Eriardi, dan sejumlah pengurus provinsi lainnya.

Mereka hadir untuk memastikan Savate tidak hanya “masuk daftar”, tetapi siap melakukan penetrasi program secara serius.

Usai resmi diterima, Amiruddin langsung mengumumkan target agresif: Savate harus menjadi cabang yang dipertandingkan pada Porprov Sumsel 2027 di Lubuk Linggau.

Target itu dinilai realistis karena FSI Sumsel akan memulai pembinaan intensif sejak awal 2025, mencakup:

  • penguatan kualitas atlet muda,
  • sertifikasi dan peningkatan kompetensi pelatih,
  • penyiapan perangkat pertandingan,
  • hingga pembentukan kompetisi berjenjang di kabupaten/kota.

“Bergabung di bawah KONI membuka ruang lebih besar bagi Savate untuk berkembang. Kami akan fokus pada pembinaan jangka panjang dan menghadirkan kompetisi berkelanjutan,” tegas Amiruddin.

Momen ini juga diperkuat kehadiran figur penting olahraga, seperti Wasekjen KONI Pusat Brigjen (Purn) Achmad Saefudin, Ketua Umum KONI Sumsel H. Yulian Gunhar, serta Ketua Harian KONI Sumsel H. Aliandra Pati Gantada.

Para tokoh ini mengapresiasi munculnya cabang olahraga baru yang dinilai mampu menambah daya saing Sumsel dalam peta olahraga nasional.

Dengan masuknya Savate dalam keanggotaan KONI, Sumsel kini memiliki senjata baru untuk mengejar prestasi di tingkat nasional dan internasional.

Savate tidak hanya datang sebagai cabang baru, tetapi membawa semangat modernisasi dan pembinaan yang lebih terstruktur, sesuatu yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan olahraga masa kini.(H Rizal).

Tinggalkan Balasan