|
Getting your Trinity Audio player ready...
|
WartaDemokrasi , SUMSEL — Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang jatuh pada 9 Februari, Tokoh Muda Pers, Nopri Macan Tutul menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers Indonesia yang terus berjuang menjaga marwah jurnalistik di tengah tantangan zaman.
Menurut Nopri, Hari Pers Nasional bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum refleksi bagi insan Pers untuk meneguhkan kembali peran strategisnya sebagai Pilar Keempat Demokrasi, pengawal kebenaran, serta kontrol sosial terhadap kekuasaan.
“Pers adalah mata dan telinga publik. Di tengah derasnya arus informasi, hoaks, dan tekanan kepentingan, insan pers dituntut tetap berdiri tegak, independen, dan setia pada kebenaran,” tegas Nopri Macan Tutul, Senin (9/2/2026).
Pers Harus Kuat, Berani, dan Beretika
Nopri menekankan bahwa kebebasan pers sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers harus diiringi dengan tanggung jawab moral dan etika jurnalistik. Wartawan, menurutnya, bukan hanya penulis berita, tetapi penjaga nurani publik.
“Kebebasan pers bukan kebebasan tanpa batas. Ia harus dijalankan dengan profesionalisme, verifikasi yang ketat, serta keberpihakan pada kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung Kode Etik Jurnalistik, menghormati hak jawab dan hak koreksi, serta menolak segala bentuk intimidasi, kriminalisasi, maupun intervensi terhadap kerja-kerja pers.
Tantangan Pers di Era Digital
Menghadapi tahun 2026, Nopri Macan Tutul menilai Pers Nasional menghadapi tantangan besar, mulai dari disrupsi digital, banjir informasi, hingga ancaman hoaks dan framing menyesatkan. Oleh karena itu, peningkatan literasi media dan kualitas wartawan menjadi kebutuhan mendesak.
“Pers yang kuat adalah pers yang cerdas secara digital, tajam dalam analisis, dan kokoh dalam integritas,” tambahnya.
Ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026
Di akhir pernyataannya, Nopri Macan Tutul menyampaikan ucapan selamat dan harapan kepada seluruh Insan Pers di Indonesia.
“Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2026. Jayalah pers Indonesia. Teruslah menjadi suara kebenaran, penjaga demokrasi, dan cahaya bagi masyarakat.” Tuturnya.
(Red)













