Sinergi TNI-Pemerintah: Kasrem 044/Gapo Perkuat Ketahanan Pangan di Banyuasin

Getting your Trinity Audio player ready...

WartaDemokrasi, BANYUASIN – Korem 044/Garuda Dempo (Gapo) menegaskan komitmennya dalam mengawal stabilitas pangan dan pengendalian inflasi di wilayah Sumatera Selatan. Hal ini ditegaskan oleh Kasrem 044/Gapo, Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, saat menghadiri Seremoni Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera Wilayah Sumatera 2026 di Desa Sukatani, Tanjung Lago, Rabu (11/2).

Acara strategis ini dihadiri oleh tokoh penting, mulai dari Gubernur Sumsel Herman Deru, Deputi Bank Indonesia Ricky P. Gosali, hingga perwakilan kementerian terkait. Sinergi ini bertujuan memastikan Sumatera Selatan, khususnya Banyuasin, tetap kokoh sebagai lumbung pangan nasional.

Simbol Keberhasilan: Panen Padi dan Dukungan Lintas Sektor

Kegiatan diawali dengan prosesi panen padi bersama sebagai bukti nyata keberhasilan sektor pertanian di bumi Sriwijaya. Selain panen, dilakukan juga seremoni dukungan lintas sektor yang melibatkan Bulog, Badan Pangan Nasional, hingga perbankan.

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Andi Gus Wulandri menekankan bahwa TNI AD tidak hanya bertugas menjaga keamanan fisik, tetapi juga keamanan pangan yang menjadi fondasi stabilitas ekonomi.

“Korem 044/Gapo siap bersinergi mendukung setiap kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi. Melalui pendampingan kepada petani dan kerja sama lintas sektor, kami optimistis produksi pertanian akan terus meningkat,” tegas Kasrem.

Stabilitas Pangan demi Keamanan Wilayah

Menurut Kasrem, ketahanan pangan berkaitan erat dengan stabilitas keamanan wilayah. Jika ketersediaan pangan terjaga dan harga stabil, kesejahteraan masyarakat akan meningkat, yang pada akhirnya menciptakan situasi kondusif.

“Stabilitas pangan adalah faktor penting. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, serta pemangku kepentingan lainnya harus terus diperkuat untuk pembangunan nasional yang inklusif,” tambahnya.

Banyuasin Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Pemilihan Kabupaten Banyuasin sebagai lokasi acara bukan tanpa alasan. Wilayah ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan melalui hasil tani yang melimpah. Dengan adanya gerakan ini, diharapkan inflasi dapat ditekan dan kesejahteraan para petani dapat terus meningkat di tahun 2026. (Np)

Tinggalkan Balasan