Banner Redaksi Warta Demokrasi

👆 KLIK BANNER UNTUK LIHAT REDAKSI 👆

Ketika Aturan Birokrasi Dikalahkan Oleh Empati Kemanusiaan: Aksi “gercep” Lurah Karang Jaya kepada Lansia Miskin “Mak Hawa”

Getting your Trinity Audio player ready...

WARTADEMOKRASI, PALEMBANG —Penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Karang Jaya pada 1–2 September 2026 diwarnai momen kemanusiaan yang menyentuh. Lurah Karang Jaya, Bambang Irawan, S.E., M.Si. mendahulukan empati di atas aturan birokrasi yang kaku dengan memberikan bantuan secara langsung kepada seorang lansia miskin bernama Mak Hawa yang datang tanpa undangan resmi.

Aksi gerak cepat “gercep” tersebut bermula ketika Mak Hawa mendatangi Kantor Kelurahan Karang Jaya tanpa membawa syarat administratif yang lengkap. Kepemimpinann Lang humanis untuk langsung memasukkan Mak Hawa ke dalam daftar penerima bantuan khusus.

“Pemerintah harus hadir untuk memastikan tidak ada satupun warga yang terabaikan,” ujar Lurah Bambang.

 

 

Bantuan pangan berupa beras ini dirasakan langsung manfaatnya oleh warga kurang mampu lainnya. Salah satunya adalah Ningsih, seorang buruh harian dan pengupas kelapa, yang mengaku sangat terbantu setelah menerima tiga karung beras dengan berat masing-masing 10 kg.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk bertahan hidup. Di saat harga beras mahal dan penghasilan sebagai buruh harian sangat pas-pasan, kepedulian pemerintah menyelamatkan dapur kami,” ungkap Ningsih penuh haru.

Kisah di Kelurahan Karang Jaya ini menjadi teladan nyata bahwa birokrasi yang responsif dan kepekaan sosial seorang pemimpin merupakan kunci utama dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Warga berharap program peduli rakyat seperti ini dapat terus berlanjut secara transparan dan tepat sasaran ke depannya.

 

(Red. Vera)

Tinggalkan Balasan