WARTADEMOKRASI, PALEMBANG – Proyek Pemeliharaan Jalan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang menjadi sorotan setelah hasil pemantauan lapangan menunjukkan progres pekerjaan yang dinilai masih terbatas, sementara nilai kontrak proyek tersebut mencapai hampir Rp1 miliar.
Hasil pantauan Warta Demokrasi pada 18 Juni 2026 menunjukkan pekerjaan pengecoran beton baru dilakukan pada sebagian ruas jalan. Saat dilakukan pemantauan kembali pada 8 Juli 2026, pekerjaan terlihat berlanjut. Namun, panjang jalan yang telah dicor diperkirakan masih sekitar 30 meter.
Di lokasi, tepat pada batas akhir pengecoran, masih terlihat bagian jalan yang berlubang dan belum tersambung dengan pekerjaan beton. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan memunculkan pertanyaan mengenai progres pelaksanaan pekerjaan.
Penelusuran Warta Demokrasi melalui data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Palembang menunjukkan paket Pemeliharaan Jalan Pulokerto Kecamatan Gandus memiliki nilai kontrak hasil negosiasi sebesar Rp989.752.000. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Kamboja dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ir. Landri, ST., MM., IPM.
Untuk memperoleh penjelasan, Warta Demokrasi telah mengajukan konfirmasi kepada PPK, Ir. Landri, ST., MM., IPM., melalui pesan WhatsApp ke nomor 0812-1436-XXX. Redaksi meminta klarifikasi mengenai progres fisik dan keuangan pekerjaan, kesesuaian pelaksanaan dengan jadwal kontrak, alasan tidak ditemukannya aktivitas pekerja saat pemantauan, serta total volume pekerjaan yang menjadi objek kontrak.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi tersebut belum mendapat tanggapan.
Warta Demokrasi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Dinas PUPR Kota Palembang, PPK, maupun pihak pelaksana CV. Kamboja. Apabila klarifikasi diterima, redaksi akan memuatnya pada pemberitaan selanjutnya sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan dan akurasi dalam pemberitaan.
(Red. Vera)

=========================================












